SDN 7 Salotungo Terus Berinovasi Dengan Metode Kreatif Dalam Pembelajaran

0 0
Read Time:1 Minute, 58 Second

Soppeng Pojoktimur.com–SDN 7 Salotungo terus berinovasi dalam pembelajaran matematika dengan berbagai metode kreatif yang diterapkan oleh guru-guru berpengalaman diantaranya Penggunaan Macam-Macam Alat Ukur Panjang, memberikan Metode JARIMATIKA dan Metode Corong Hitung.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Sekolah Abdul Asis, S.Pd I, kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya, Senin, 3 Juni 2024

Menurut Abdul Asis, siswa diperkenalkan berbagai macam alat ukur panjang kepada siswa-siswinya, baik yang baku maupun tidak baku. Alat ukur baku seperti penggaris, meteran, dan pita ukur digunakan bersamaan dengan alat ukur tidak baku seperti jengkal tangan, langkah kaki, dan depa.

Pembelajaran ini memberikan pengalaman langsung kepada siswa untuk memahami perbedaan antara alat ukur standar dan non-standar serta pentingnya akurasi dalam pengukuran.

Selain itu, siswa juga diperkenalkan metode JARIMATIKA untuk memudahkan siswa memahami perkalian 1-10. Metode ini menggunakan jari tangan sebagai alat bantu untuk menghitung perkalian, membuat pembelajaran menjadi lebih interaktif dan menyenangkan. Siswa dapat dengan mudah memvisualisasikan dan menghafal tabel perkalian melalui gerakan tangan.

“Metode JARIMATIKA sangat membantu siswa yang kesulitan menghafal perkalian. Dengan cara ini, mereka bisa belajar sambil bermain,” kata Ibu Hasnawati. Metode ini telah menunjukkan hasil yang positif, dengan banyak siswa yang kini lebih cepat dan tepat dalam melakukan perkalian”, tuturnya.

Sementara metode corong hitung untuk mengajarkan konsep perkalian dan pembagian. Corong hitung, alat peraga berbentuk corong yang diisi dengan bola-bola kecil, membantu siswa memahami proses perkalian dan pembagian secara visual dan kinestetik. Dengan memasukkan bola ke dalam corong sesuai bilangan yang dikalikan atau dibagi, siswa dapat melihat hasilnya secara langsung.

“Dengan corong hitung, siswa bisa melihat dan merasakan langsung proses matematika, membuat mereka lebih mudah memahami dan mengingat konsep dasar,” jelas Ibu Andi Wahdiati. Siswa-siswi kelas II C sangat menikmati metode ini, yang membuat belajar matematika menjadi lebih menarik dan mudah”,jelasnya

Inisiatif-inisiatif seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Kami selalu mendukung upaya guru-guru dalam menciptakan metode yang kreatif dan efektif.” Pengawas Gugus 1 Soppeng, Sudirman, S. Sos S. Pd, juga memberikan apresiasinya, “Metode-metode pembelajaran yang inovatif ini sangat membantu siswa belajar dengan cara yang lebih menyenangkan dan bermakna. Saya sangat mendukung langkah-langkah positif yang dilakukan oleh para guru di SDN 7 Salotungo.

“Dengan berbagai metode kreatif ini, diharapkan siswa-siswi SDN 7 Salotungo dapat memiliki pemahaman yang lebih baik dan mendalam tentang matematika, serta meningkatkan prestasi mereka dalam mata pelajaran ini”, pungkasnya. (**)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

BERITA TERKAIT

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Comment